APINDO Jatim dan Polda Jatim Perkuat Sinergi Jaga Iklim Usaha
SURABAYA, 6 FEBRUARI 2026 – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Timur memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur guna menjaga kondusivitas dunia usaha dan iklim investasi di tengah perlambatan ekonomi.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam audiensi APINDO Jatim dengan Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto di Mapolda Jatim, Kamis (5/2/2026).
Ketua DPP APINDO Jatim Eddy Widjanarko menyampaikan, APINDO berkomitmen menjaga stabilitas industri dan hubungan industrial agar dunia usaha tetap bertahan. Salah satu fokus utama adalah mendorong pelaku usaha menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) di tengah tekanan ekonomi.
“APINDO Jatim berupaya menjaga kondusivitas dunia usaha agar industri tetap berjalan dan iklim investasi di Jawa Timur tetap terjaga,” ujar Eddy.
Selain isu ketenagakerjaan, APINDO Jatim juga menyoroti pentingnya peningkatan investasi dan perluasan pasar ekspor. Eddy menilai Jawa Timur memiliki peluang besar menarik investasi baru, seiring membaiknya iklim perizinan dan dukungan pemerintah daerah.
APINDO Jatim turut menekankan potensi pembukaan pasar ekspor ke Eropa melalui perjanjian Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU–CEPA). Kesepakatan ini dinilai strategis untuk meningkatkan daya saing produk industri Jawa Timur di pasar global.
“IEU–CEPA membuka peluang besar bagi industri Jatim untuk menembus pasar Eropa sebagai pasar baru,” kata Eddy.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan stabilitas dunia usaha. Menurutnya, Polda Jatim siap bersinergi dengan pelaku usaha demi menciptakan iklim industri dan investasi yang aman dan berkelanjutan.
“Polda Jawa Timur berkomitmen menjaga kondusivitas dunia usaha agar aktivitas industri dan investasi dapat berjalan dengan baik,” tegas Nanang.
Ia juga menyampaikan, Polda Jatim telah menyiapkan desk ketenagakerjaan sebagai wadah komunikasi dan fasilitasi jika terjadi persoalan hubungan industrial di lapangan.
Dalam audiensi tersebut, APINDO Jatim juga menyampaikan rencana kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan sembako yang dijadwalkan berlangsung pada awal Maret 2026.
Audiensi ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat iklim investasi, serta membuka peluang pasar ekspor baru bagi industri Jawa Timur.